Isolasi Khamir dari Ampas Kasar Kecap dan Potensinya sebagai Starter Pembuatan Etanol

Wulan Sari Eko Putri, Tri Ardyati

Abstract


ISOLASI KHAMIR DARI AMPAS KASAR KECAP DAN POTENSINYA SEBAGAI STARTER PEMBUATAN ETANOL

Wulan Sari Eko Putri dan Tri Ardyati
Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Brawijaya

ABSTRAK

Ampas kecap sebagai limbah agro-industri mengandung gula reduksi yang berpotensi sebagai habitat khamir dan bahan dasar pembuatan etanol. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan isolat khamir lokal dari ampas kasar kecap yang selanjutnya digunakan untuk fermentasi etanol. Sampel ampas kecap dilakukan pengayaan pada media Yeast Malt (YM) cair dan diinkunbasi pada suhu 30 oC selama 48 jam, kemudian dilakukan pengenceran berseri dan ditumbuhkan pada media YM agar diinkubasi pada suhu 30 oC selama 48 jam. Isolat yang tumbuh dikarakterisasi morfologi koloni dan sel. Identifikasi isolat dilakukan menggunakan API 20 C Aux. Uji toleransi etanol dilakukan pada media YM cair dengan penambahan etanol absolut 0, 5, 10, 15, dan 20 %. Produksi etanol oleh masing-masing isolat dan kontrol (S. cerevisiae) dilakukan pada media filtrat ampas kasar kecap 20 Brix inkubasi pada suhu 30 oC, agitasi 120 rpm selama 3 hari. Parameter yang diamati adalah kadar etanol, pH, temperatur, gula reduksi, oksigen terlarut, dan jumlah sel. Kadar etanol diukur dengan Kromatografi Gas. Dua isolat didapatkan dari ampas kasar kecap yaitu I2YP5K1 dan I2YP5K2 dengan toleransi terhadap etanol sampai 10 %. Hasil identifikasi menggunakan API 20 C Aux menunjukkan isolat I2YP5K2 termasuk Candida krusei. Produksi etanol paling tinggi didapatkan dari perlakuan I2YP5K1 sebesar 1,52  % diikuti C. krusei sebesar 0,84 % pada hari ke-3. Ampas kasar kecap memiliki potensi menghasilkan kadar etanol dengan kadar 4,07 %.

Kata kunci : ampas kasar kecap, etanol, khamir


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.