Editorial Policies

Focus and Scope

Biotropika: Journal of Tropical Biology invites research articles, short communication, and reviews describing new findings/ phenomena of biological sciences in tropical regions, specifically in the following subjects, but not limited to biotechnology, biodiversity, microbiology, botany, zoology, biosystematics, ecology and environmental sciences.

(Biotropika: Journal of Tropical Biology menerbitkan artikel penelitian, short communications, dan artikel telaah/ review yang menjelaskan penemuan/ fenomena baru tentang ilmu biologi di wilayah tropis, terutama pada area berikut, dan tidak hanya terbatas pada bioteknologi, biodiversitas, mikrobiologi, botani, zoologi, biosistematika, ekologi dan ilmu lingkungan.)

 

Section Policies

Articles

Checked Open Submissions Checked Indexed Checked Peer Reviewed

Editorial

Checked Open Submissions Checked Indexed Checked Peer Reviewed
 

Peer Review Process

The review process of the submitted manuscript will follow the following steps:

  1. The manuscript is first evaluated by the Editor-in-Chief and can be declined if it lacks strong scientific merit and does not fit into the journal’s scope. 
  2. Editor-in-Chief will assign a handling Editor to further examine the manuscript for any indications of plagiarisms and study misconducts.
  3. The manuscript will be sent by the Editor to at least two independent reviewers. The review will be conducted in Double-Blind Review process. (Review process takes two weeks till two months, based on reviewer).
  4. The author (s) must make a revise process as soon as possible. The decision of the revised manuscript will be evaluated based on the reviewer’s recommendation from among several possibilities: published directly, need a minor revision, require a major revision, and rejected.
  1. The Editor-in-Chief of Biotropika: Journal of Tropical Biology has the right to decide which manuscripts submitted to the journal should be published.

 

(Proses peninjauan naskah akan mengikuti tahapan berikut ini:

  1. Naskah pertama kali dievaluasi oleh Pemimpin Redaksi dan dapat ditolak jika tidak memiliki kandungan ilmiah yang kuat dan tidak sesuai dengan ruang lingkup jurnal.
  2. Pemimpin Redaksi akan menugaskan Editor yang menangani untuk memeriksa lebih lanjut naskah untuk mengetahui adanya indikasi plagiarisme dan mempelajari adanya penyalahgunaan.
  3. Naskah akan dikirim oleh Editor ke setidaknya dua mitra bestari independen. Review akan dilakukan dalam proses Review Double-Blind. (Proses peninjauan memakan waktu dua minggu hingga dua bulan, tergantung pada mitra bestari).
  4. Penulis harus melakukan proses revisi sesegera mungkin. Keputusan naskah yang direvisi akan dievaluasi berdasarkan rekomendasi mitra bestari dari beberapa kemungkinan: diterbitkan secara langsung (accepted), memerlukan revisi kecil (minor revision), memerlukan revisi besar (major revision), dan ditolak (rejected).
  5. Pemimpin Redaksi Biotropika: Journal of Tropical Biology memiliki hak untuk memutuskan manuskrip mana yang harus diterbitkan.)

 

Open Access Policy

This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.
(Artikel yang telah diterbitkan dapat diakses secara terbuka dengan prinsip bahwa menjadikan hasil penelitian tersedia secara bebas untuk publik dalam rangka mendukung pertukaran pengetahuan secara global.)

 

Publication Frequency

Biotropika: Journal of Tropical Biology is published triannually on April, August and December.
(Biotropika: Journal of Tropical Biology diterbitkan tiga kali dalam setahun yaitu pada bulan April, Agustus, dan Desember.)

 

Archiving

This journal utilizes the LOCKSS system to create a distributed archiving system among participating libraries and permits those libraries to create permanent archives of the journal for purposes of preservation and restoration. More...
(Jurnal ini menggunakan sistem LOCKSS untuk membuat sistem pengarsipan antar perpustakaan yang ikut berpartisipasi dan mengijinkan perpustakaan tersebut dapat membuat arsip permanen pada jurnal untuk kepentingan penyimpanan dan pemulihan. Info lebih lanjut...)

 

Plagiarism Policy

Plagiarism, copying of ideas, text, data and other creative works without proper citation, is a serious violation. Plagiarism screening will be conducted by Editorial Board using Turnitin software. Biotropika: Journal of Tropical Biology defines plagiarism as a case in which a paper reproduces another work with at least 20% similarity and without citation. The author(s) will be asked a chance for rebuttal if evidence of plagiarism is found before/after acceptance or after publication of the paper. If the arguments are not found to be satisfactory, the manuscript will be drawn back and the author(s) sanctioned from publishing papers for a period to be determined by the responsible Editor(s).

(Plagiarisme, penyalinan ide, teks, data, dan karya kreatif lainnya tanpa kutipan yang tepat, merupakan pelanggaran serius. Deteksi plagiarisme akan dilakukan oleh Dewan Redaksi menggunakan perangkat lunak Turnitin. Biotropika: Journal of Tropical Biology mendefinisikan plagiarisme sebagai kasus jika sebuah makalah mereproduksi karya lain dengan setidaknya 20% kesamaan dan/atau tanpa kutipan. Penulis akan diberi kesempatan untuk membantah jika bukti plagiarisme ditemukan sebelum / setelah penerimaan atau setelah publikasi makalah. Jika argumennya tidak memuaskan, manuskrip akan ditarik kembali dan penulis dikenai sanksi yaitu tidak diperkenankan untuk menerbitkan makalahnya untuk suatu periode tertentu yang akan ditentukan oleh Editor yang bertanggung jawab.)

 

Publication Ethics and Malpractice Statement

This statement clarifies ethical behaviour of all parties involved in the act of publishing an article in our journals, including the authors, the editors, the peer-reviewers and the publisher. This statement is based on COPE’s Best Practice Guidelines for Journal Editors.
(Pernyataan ini mengklarifikasi perilaku etis dari semua pihak yang terlibat dalam tindakan menerbitkan artikel di jurnal kami, termasuk penulis, editor, peer-reviewer, dan penerbit. Pernyataan ini didasarkan pada Pedoman Praktik Terbaik COPE untuk Editor Jurnal).

Duties of author(s) (Kewajiban Penulis)

sources: http://www.publicationethics.org/files/u2/Best_Practice.pdf

  1. Authorship of the paper: Authorship should be limited to those who have made a significant contribution to the reported study. If there are others participant who have participated in certain substantive aspects of the research, they should be acknowledged or listed as contributors.
    (Authoship harus dibatasi pada mereka yang telah memberikan kontribusi signifikan pada penelitian yang dilaporkan. Jika ada peserta lain yang telah berpartisipasi dalam aspek substantif tertentu dari penelitian, mereka harus diakui atau terdaftar sebagai kontributor).
  2. Originality and plagiarism: The authors should ensure that they have written entirely original works, and if there were the work and/or words of others, so it has been appropriately cited.
    (Para penulis harus memastikan bahwa mereka telah menulis sepenuhnya karya asli, dan jika ada karya dan / atau kata-kata orang lain, maka telah dikutip dengan tepat).
  3. Multiple, redundant or concurrent publication: The authors should not submit same manuscripts in more than one journal or primary publication.
    (Para penulis tidak boleh menyerahkan naskah yang sama di lebih dari satu jurnal atau publikasi utama).
  4. Acknowledgement of sources: Proper acknowledgment to others are always written.(Ucapan terima kasih yang tepat kepada orang lain yang terlibat selalu ditulis).
  5. Disclosure and conflicts of interest: The authors must include disclosure of all relationships to prevent a potential conflict of interest.
    (Para penulis harus menyertakan pengungkapan semua hubungan untuk mencegah potensi konflik kepentingan).
  6. Fundamental errors in published works: When the authors discover significant error or their own published work, they have to notify and be cooperated to the journal editor or publisher to retract or correct the paper.
    (Ketika penulis menemukan kesalahan yang signifikan atau karya mereka yang diterbitkan, mereka harus memberi tahu dan bekerja sama dengan editor jurnal atau penerbit untuk menarik kembali atau memperbaiki artikel tersebut).
  7. Reporting standards: The Authors should present an accurate account of the work performed as well as an objective discussion.
    (Penulis harus menyajikan laporan yang akurat tentang penelitian yang dilakukan serta diskusi yang objektif).
  8. Hazards and human or animal subjects: If the work involves unusual hazards inherent and/or the use of animal or human subjects, so the authors have to state and write it clearly in their paper.
    (Jika penelitian melibatkan potensi bahaya yang tidak biasa dan / atau penggunaan hewan atau manusia, maka penulis harus menyatakan dan menuliskannya dengan jelas di artikel mereka).
  9. Use of patient images or case details: Studies on patients or volunteers require ethics committee approval and it should be documented in the paper.(Studi pada pasien atau sukarelawan memerlukan persetujuan komite etika dan harus didokumentasikan dalam makalah).

Duties of Editor(s) (Kewajiban Editor)

  1. Publication decisions: The editor(s) may be guided by the policies of the journal's Editorial Board and constrained by such legal requirements as shall then be in force regarding libel, copyright infringement and plagiarism.
    (Editor mengacu pada kebijakan Dewan Redaksi jurnal dan dibatasi oleh persyaratan hukum yang akan berlaku terkait pencemaran nama baik, pelanggaran hak cipta, dan plagiarisme)
    .
  2. Fair play: The editor(s) should evaluate manuscripts for their intellectual content without regard to race, gender, sexual orientation, religious belief, ethnic origin, citizenship, or political philosophy of the authors.
    (Editor harus mengevaluasi naskah untuk kandungan/isi intelektual mereka tanpa memandang ras, jenis kelamin, orientasi seksual, kepercayaan agama, asal etnis, kewarganegaraan, atau filosofi politik penulis).
  3. Confidentiality: The editor(s) must not disclose any information about a submitted manuscript to anyone other than the corresponding author, reviewers, other editorial advisers, and the publisher, as appropriate.(Editor tidak boleh mengungkapkan informasi apa pun tentang naskah yang dikirimkan kepada siapa pun selain penulis yang sesuai, mitra bestari, penasihat editorial lain, dan penerbit, sebagaimana mestinya).
  4. Acknowledgement of sources: Proper acknowledgment to others are always written.(Ucapan terima kasih yang tepat kepada orang lain selalu ditulis).
  5. Disclosure and conflicts of interest: The editors should require all contributors to disclose relevant competing interests and publish corrections if competing interests are revealed after publication. Unpublished materials disclosed in a submitted manuscript must not be used in an editor's own research without the express written consent of the author. If needed, other appropriate action should be taken, such as the publication of a retraction or expression of concern.
    (Para editor harus meminta semua kontributor untuk mengungkapkan kepentingan bersaing yang relevan dan mempublikasikan koreksi jika kepentingan bersaing diungkapkan setelah publikasi. Materi yang tidak dipublikasikan yang diungkapkan dalam naskah yang dikirimkan tidak boleh digunakan dalam penelitian editor sendiri tanpa persetujuan tertulis dari penulis. Jika perlu, tindakan lain yang sesuai harus diambil, seperti pencabutan publikasi atau pengungkapan keprihatinan).
  6. Journal self-citation: The editor(s) should direct authors to relevant literature as part of the peer review process, however this should never extend to blanket instructions to cite individual journals.
    (Editor harus mengarahkan penulis ke literatur yang relevan sebagai bagian dari proses peer review, namun ini tidak boleh sampai mencakup instruksi untuk mengutip jurnal seseorang).
  7. Involvement and cooperation in investigations: Every reported act of unethical publishing behaviour must be looked into, even if it is discovered years after publication. The editor of the journal should take reasonably responsive measures when ethical complaints have been presented concerning a submitted manuscript or published paper, in conjunction with the publisher (or society).(Setiap tindakan perilaku penerbitan yang tidak etis yang dilaporkan harus disikapi, meskipun ditemukan bertahun-tahun setelah publikasi. Editor Jurnal harus mengambil langkah-langkah yang cukup responsif ketika keluhan etis disampaikan mengenai naskah yang dikirimkan atau makalah yang diterbitkan, bersama dengan penerbit (atau masyarakat)).

 

Duties of Reviewer(s) (Kewajiban Mitra Bestari)

sources: http://www.publicationethics.org/files/u2/Best_Practice.pdf

  1. Contribution to editorial decisions: Peer review assists the editors in making editorial decisions and through the editorial communications with the author may also assist the author in improving the paper.(Peer review membantu editor dalam membuat keputusan editorial dan melalui komunikasi editorial dengan penulis juga dapat membantu penulis dalam memperbaiki makalah).
  2. Promptness: Any selected peer reviewer who feels unqualified to peer review the research reported in a manuscript or knows that its prompt review will be impossible should notify the editor and excuse himself from the review process.
    (Setiap mitra bestari yang dipilih yang merasa tidak memenuhi syarat untuk melakukan peer review penelitian yang dilaporkan dalam sebuah manuskrip atau mengetahui bahwa proses review tidak mungkin dilakukan dengan cepat maka harus memberi tahu editor dan minta ijin dari proses peninjauan).
  3. Confidentiality: Any manuscripts received for peer review must be treated as confidential documents. They must not be shown to or discussed with others except as authorized by the editor.
    (Naskah yang diterima untuk peer review harus diperlakukan sebagai dokumen rahasia. Mereka tidak boleh ditunjukkan atau didiskusikan dengan orang lain kecuali sebagaimana diizinkan oleh editor).
  4. Standards of objectivity: Peer reviews should be conducted objectively. Personal criticism of the author is inappropriate. Referees should express their views clearly with supporting arguments.(Peer review harus dilakukan secara objektif. Kritik pribadi terhadap penulis tidak pantas. Mitra bestari/ penelaah harus mengekspresikan pandangan mereka dengan jelas dengan argumen yang mendukung).
  5. Acknowledgement of sources: Peer reviewers should identify relevant published work that has not been cited by the authors.(Mitra bestari harus mengidentifikasi jika ada artikel relevan yang telah diterbitkan namun belum dikutip oleh penulis).
  6. Journal self-citation: The editor(s) should direct authors to relevant literature as part of the peer review process, however this should never extend to blanket instructions to cite individual journals.(Editor harus mengarahkan penulis ke literatur yang relevan sebagai bagian dari proses peer review, namun ini tidak boleh sampai mencakup instruksi untuk mengutip jurnal seseorang).
  7. Disclosure and conflict of interest: Peer reviewers should not consider manuscripts in which they have conflicts of interest resulting from competitive, collaborative, or other relationships or connections with any of the authors, companies, or institutions connected to the manuscripts. Unpublished materials disclosed in a submitted manuscript must not be used in a reviewer’s own research without the express written consent of the author.(Mitra bestari sebaiknya tidak mempertimbangkan manuskrip yang memiliki konflik kepentingan sebagai akibat dari persaingan, kolaborasi, atau hubungan atau koneksi lain dengan penulis, perusahaan, atau lembaga mana pun yang terhubung dengan manuskrip. Materi yang tidak dipublikasikan yang diungkapkan dalam naskah yang dikirimkan tidak boleh digunakan dalam penelitian mitra bestari sendiri tanpa persetujuan tertulis dari penulis).


 

Retraction

The papers published in the Biotropika: Journal of Tropical Biology will be considered to retract in the publication if:

  1. They have clear evidence that the findings are unreliable, either as a result of misconduct (e.g. data fabrication) or honest error (e.g. miscalculation or experimental error)
  2. The findings have previously been published elsewhere without proper crossreferencing, permission or justification (i.e. cases of redundant publication)
  3. It constitutes plagiarism
  4. It reports unethical research

The mechanism of retraction follow the Retraction Guidelines of Committee on Publication Ethics (COPE) which can be accessed at https://publicationethics.org/files/retraction%20guidelines.pdf.

(Makalah yang diterbitkan dalam Biotropika: Journal of Tropical Biology akan dipertimbangkan untuk ditarik dari publikasi jika:

  1. Ada bukti yang jelas bahwa temuan tidak dapat dipercaya, baik sebagai akibat dari kesalahan perilaku (mis. pemalsuan data) atau kesalahan jujur (mis. kesalahan perhitungan atau kesalahan eksperimen)
  2. Temuan-temuan sebelumnya telah dipublikasikan di tempat lain tanpa referensi silang, izin, atau justifikasi yang tepat (mis. publikasi ganda)
  3. Terdeteksi adanya plagiarisme
  4. Terdeteksi adanya penelitian yang tidak etis

Mekanisme penarikan mengikuti Pedoman Pencabutan Komite tentang Etika Publikasi (COPE) yang dapat diakses melalui https://publicationethics.org/files/retraction%20guidelines.pdf.)

 

 

Reference Management

Manuscripts are written by using standard citation application (Mendeley/Endnote/Zotero), available in this following link:

http://csl.mendeley.com/styles/468470391/journal-of-tropical-life-science 

https://www.zotero.org/styles/?q=tropical%20life 

The recent research/ review articles (the last 10 years) are strongly suggested to be used as the references (more or less 80% of the cited references). 

(Naskah ditulis menggunakan aplikasi standar untuk penulisan sitasi/ daftar pustaka (Mendeley/ Endnote/ Zotero), yang gaya sitasi bisa didownload melalui link berikut:

http://csl.mendeley.com/styles/468470391/journal-of-tropical-life-science 

https://www.zotero.org/styles/?q=tropical%20life 

Jenis pustaka berupa artikel penelitian/ review yang diterbitkan dalam 10 tahun terakhir sangat disarankan untuk digunakan (kurang lebih 80% dari keseluruhan pustaka yang diacu).)