Pemanfaatan Rhizobakteri dari Gulma di UB Forest sebagai Agen Antagonis Penyakit Layu Bakteri pada Kentang

Junda Fauzul Izza, Luqman Qurata Aini, Restu Rizkyta Kusuma

Abstract


Penyakit layu bakteri yang diakibatkan oleh patogen Ralstonia solanacearum merupakan kendala yang sering terjadi pada budidaya tanaman kentang. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan rhizobakteri yang efektif mengendalikan penyakit layu bakteri dan meningkatkan pertumbuhan pada tanaman kentang. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, UB Forest, dan Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Rhizobakteri diisolasi  dari  perakaran gulma di UB Forest kemudian dilakukan pengujian aktivitas sebagai pemicu pertumbuhan. Rhizobakteri yang terpilih dilakukan pengujian sifat antagonis terhadap R. solanacearum secara in vitro dan penekanan terhadap angka kejadian penyakit serta pertumbuhan tanaman kentang. Identifikasi isolat dilakukan secara fisiologi, biokimia dan molekuler. Hasil eksplorasi didapatkan 20 isolat rhizobakteri yang bersifat antagonis terhadap R. solanacearum. Isolat AGR 2 memiliki diameter penghambatan yang sama dengan bakterisida secara in vitro. Secara in vivo isolat bakteri AGR 1, AGR 2 dan EPT 9 dapat meningkatkan rerata jumlah daun lebih tinggi dibandingkan dengan bakterisida pada 1 dan 2 MSA (minggu setelah aplikasi). EPT 9 mampu menekan angka kejadian penyakit layu bakteri 55,6 % setelah 5 MSA dan meningkatkan berat umbi sebesar 59,3 % lebih tinggi dari perlakuan kontrol. Isolat  AGR 2 diketahui sebagai Pseudomonas aeruginosa dan EPT 9 merupakan Bacillus cereus.


Keywords


Bacterial wilt; Potato; Ralstonia; Rhizobacteria

Full Text:

PDF

References


Arifin, M., A. Nugroho, and A. Suryanto. 2014. Kajian Panjang Tunas dan Bobot Umbi Bibit terhadap Produksi Tanaman Kentang (Solanum tuberosum L.) Varietas Granola. Jurnal Produksi Tanaman. 2 (3): 221-229

Arwiyanto, T. 2013. Ralstonia solanacearum Biologi, Peyakit yang Ditimbulkan, dan Pengelolaannya. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press

Asgar, A., S.T. Rahayu, Kusmana and Sofiari. 2011. Uji Kualitas Umbi Beberapa Klon Kentang untuk Keripik. Jurnal Hortikulura. 21 (1): 51-59

Chandrasekaran, M., D. Subramanian, E. Yoon, T. Kwon, and S. Chun. 2016. Meta-analysus Reveals that the Genus Pseudomonas Can Be a Better Choice of Biological Control Agent against Bacterial Wilt Disease Caused by Ralstonia solanacearum. Plant Pathology Journal. 32(3): 216-227

Dong, Y., J. Xu, X. Liu, and L. Zhang. 2000. An Enzyme that Inactivates the Acyhomoserine Lactone Quorum-Sensing Signal and Attenuates the Virulence of Erwinia carotovora. Proceedings National Academy Science. 97: 3526-3531

Food and Agriculture Organization. 2014. The State of Food Insecurity in the World 2014: Strengthening the Enabling Environment for Food Security and Nutrition.Rome: Food and Agriculture Organization of the United Nations; Available at: www.fao.org

Goenadi, D., I. Siswieto, and Y. Sugiarto. 2000. Bioactivation of Poorly Soluble Phosphate Rocks with a Phosporus Solubilizing Fungus. Journal of Soil Science. 4: 409-412

Holt, J.G., N. R. Krieg, P. H. Sneath, J. T. Staley and S. T. Williams. 1994. Bergey’s Manual of Determinative Bacteriology 9th Edition. Williams and Wilkins Baltimore. USA

Kawaguchi, A., K. Inoue and Y. Ichinose. 2008. Biological Control of Crown Gall of Grapevine, Rose, Tomato by Nonpathogenic Agrobacterium vitis Strain VAR03-1. Journal Phytopathology. 98 (11): 1218-12250

Kiloes, A.M., A.L. Sayekti, and M.J. Anwarudin. Evaluasi Daya Saing Komoditas Kentang di Sentra Produksi Pangalengan Kabupaten Bandung (Potato Competitiveness Evaluation in Production Center of Pangalengan, Bandung Regency). Jurnal Hortikultura. 25 (1): 88-96

Lemessa, F., and W.Zeller. 2007. Screening Rhizobacteria for Biological Control of Ralstonia solanacearum in Ethiopia. Journal of Biological Control. 42: 336-344

Lugtenberg, B. J. J., L. Dekkers. and G.V. Bloemberg. 2001. Molecular Determinants of Rhizosphere Colonization by Pseudomonas. Annual Review Phytopathology. 39:461-490

Maheshwari, D. K., and M. Saraf. 2013. Bacteria in Agrobiology: Crop Productivity.

Mulyani Y., A. Purwanto, I. Nurruhwati, 2011.Perbandingan Beberapa Metode Isolasi DNA untuk Deteksi Dini Koi Herpes Virus (KHV) pada Ikan Mas (Cyprinus carpio L.). Jatinangor : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Padjadjaran. Jurnal Akuatika, 8(11): 1-16.

Orhan, F. 2016. Alleviation of Salt Stress by Halotolerant and Halophilic Plant Growth Promoting Bacteria In Wheat (Triticum aestivum). Brazilian

Journal of Microbiology. 47 : 621-627

Prasad, J.K., S.K. Gupta, and R. Raghuwanshi. 2017. Screening Multifunctional Plant Growth Promoting Rhizobacteria Strains for Enhancing Seed Germination in Wheat (Triticum aestivum L.). International Journal of Agricultural Research. 12 (2): 64-72

Ramamoorthy, V., and P. Samiyapn. 2001. Induction of Defense Related Genes in Pseudomonas fluorescens treated Chili Plants in Response to Infection by Colletotrichum capsici. Journal of Mycology Plant Pathology. 45: 55-63

Schaad, N., and W. Chun. 2001. Laboratory Guide for Idetification of Plant Pathogenic Bacteria. 3rd Edition. APS Press. St. Paul Minnessota

Telisa, M., J. Saah, P. Bishop. 1999. Isolation of Nitrogen-Fixing Bacteria Containing Molybdenum-Independent Nitrogenases from Natural Environments. 65(9): 4223-4226

Widawati, S., Suliasih and Saefudin. 2015. Isolasi dan Uji Efektivitas Plant Growth Promoting Rhizobacteria di Lahan Marginal pada Pertumbuhan kedelai var. Wilis. Prosiding Seminar Masyarakat Biodiversitas Indonesia, 1(1): 59-65

Yanti, Y., F.F. Astuti, T. Habazar, C.R. Nasution. 2017. Screening of Rhizobacteria From Rhizosphere of Healthy Chili to Control Bacterial Wilt Disease and to Promote Growth And Yield of Chili. Biodiversitas. 18 (1): 1-9

Yuliati, A. E. 2008. Ketahanan Klon Kentang Liar (Solanum chacoense) Terhadap Penyakit Layu Bakteri (Ralstonia solanacearum) Secara In Vitro dan di Lapangan. Tesis. Institut Pertanian Bogor




DOI: http://dx.doi.org/10.21776/ub.biotropika.2018.006.02.03

Refbacks

  • There are currently no refbacks.