Efektivitas Pupuk Organik Cair dari Eceng Gondok (Eichornia crassipes (Mart), Solm) untuk Pertumbuhan dan Kecerahan Warna Merah Daun Aglaonema ‘Lipstik’

Ervinda Yuliatin, Yanti Puspita Sari, Medi Hendra

Abstract


Aglaonema “Lipstik” merupakan Aglaonema hibrida yang memiliki corak warna merah atau merah muda pada tepi daun sehingga diberi nama lipstik. Keunikan dan variasi warna daunnya, Aglaonema “Lipstik” dimanfaatkan sebagai penghias ruangan seperti ruang tamu, kantor dan hotel. Selain karena indah, tanaman ini mampu menyerap polusi udara di dalam ruangan. Sehingga banyak pecinta tanaman hias membudidayakannya. Dalam prosesnya, diperlukan perawatan agar memperoleh daun yang indah dengan menggunakan pupuk. Eceng gondong (Eichornia crassieps) dapat diolah menjadi pupuk organik cair (POC) karena memiliki kandungan unsur organik yang dapat digunakan untuk pertumbuhan tanaman. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui respon pertumbuhan Aglaonema “Lipstik” yang diberi pupuk organik cair eceng gondok. Metode penelitian menggunakan rancangan acak lengkap yang terdiri dari empat konsentrasi perlakuan POC (0 ppm, 1,5 ppm, 3 ppm dan 4,5 ppm) dalam enam kali pengulangan. Parameter pengamatan meliputi pertambahan jumlah daun, pertambahan tinggi tanaman, luas daun dan warna daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa POC eceng gondok tidak berpengaruh terhadap beberapa parameter yaitu pertambahan tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun dan warna hijau daun. Sedangkan pada parameter penambahan kecerahan warna merah daun berpengaruh signifikan pada konsentrasi 4,5 ppm sebesar 3,5%.

Keywords


Aglaonema “Lipstik”, budidaya, eceng gondok (Eichornia crassipes) dan pupuk organik cair

Full Text:

PDF

References


Anonim. 2006. Pesona Aglaonema sp. Indonesia. PT Agromedia Pustaka. Jakarta.

Anonim. 2013. Pupuk Organik Tingkatkan Produksi Pertanian. http://wsp-agro.com. Diakses di Samarinda pada Tanggal 12 Februari 2014

Gardner, F.P., R.B Pearce dan R.L. Mitcel. 2008. Fisiologi Tanaman Budidaya. Penerbit Universitas Indonesia. Jakarta

Kadir, A. 2010. Aglaonema sp. Pesona Sang Ratu Daun. Lily Publisher. Yogyakarta.

Kristanto, B.A., E.D Purbajanti dan S. Anwar. 2003. “Pemanfaatan Eceng Gondok (Eichornia crassipes) sebagai Bahan Pupuk Cair”. Laporan Akhir. Pusat Penelitian Universitas Diponegoro.

Lingga, P dan Marsono. 2013. Petunjuk Penggunaan Pupuk Edisi Revisi. Penebar Swadaya. Jakarta.

Purwanto, A.W. 2010. Aglaonema sp. Pesona Kecantikan Sang Ratu Daun. Kanisius. Yogyakarta.

Rozaq, A dan G. Novianto. 2010. Pemanfaatan Tanaman Eceng Gondok sebagai Pupuk Cair. Skripsi. Universitas Pembangunan Nasional Veteran. Jawa Timur

Sumardi, A. K. 2009. “Pembuatan Kompos Eceng Gondok (Eichornia crassipes (Mart) Solms.) dengan Penambahan Bioaktivator yang Berbeda dan Uji Kualitas Kompos pada Pertumbuhan Tanaman Cabai Merah (Capsicum annumu L.)”. Skripsi Program Studi Biologi Sekolah Ilmu Pengetahuan Alam dan Teknologi. Institut Pertanian Bogor.

Sundari, E., E. Sari dan R. Rinaldo. 2012. “Pembuatan Pupuk Organik Cair Menggunakan Bioaktivator Biosca dan EM4”. Prosiding STNK TOPI. ISSN. 1907-0500.

Winata, RCA. 2011. Tinjauan Pustaka Eceng Gondok (Eichornia crassipes). Thesis Universitas Islam Negeri Malang Maulana Malik Ibrahim.

Yuliatin, E. 2015. Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Eceng Gondok (Eichornia crassipes) dengan Bioaktivator EM4 (Effective Microorganism) terhadap Pertumbuhan Tanaman Hias Aglaonema ‘Lipstik” dan “Ruby”. Skripsi Program Studi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Mulawarman.




DOI: http://dx.doi.org/10.21776/ub.biotropika.2018.006.01.6

Refbacks

  • There are currently no refbacks.