Daya Repelensi Biopestisida Terhadap Walang Sangit (Leptocorisa oratorius, Fabricus) di Laboratorium

Maic Audo Eybi Mayer Sihombing, Setijono Samino

Abstract


Biopestisida adalah pestisida organik yang dipakai untuk mengendalikan populasi hama di bawah batas ambang ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan konsentrasi efektif biopestisida yang dapat mengusir walang sangit dewasa, baik pada kondisi gravid dan non gravid (kondisi campur) dan non gravid. Walang sangit dewasa diaklimatisasi selama satu minggu di laboratorium. Konsentrasi biopestisida yang digunakan adalah 0 %, 1,79 %, 3,57 %, 7,14 %, 14,29 %, dan 50 %. Uji repelensi dilakukan dengan menggunakan olfaktometer empat lengan yang dimodifikasi menjadi binary choice. Data dianalisis dengan uji T tidak berpasangan, SPSS 16 untuk Windows. Seluruh konsentrasi biopestisida efektif untuk mengusir walang sangit dewasa dalam kondisi campur (P>0,05) dengan daya repelensi berkisar antara 70-90 %. Konsentrasi efektif biopestisida untuk mengusir walang sangit dewasa dengan kondisi non gravid yaitu 14,29 % dan 50 % dengan daya repelensi berturut-turut yaitu 83,33 % dan 90,91 %. Durasi waktu yang dibutuhkan oleh walang sangit dewasa kondisi campur bervariasi untuk setiap konsentrasi efektif (50 % : 23,13 detik;   14,29 % : 27,67 detik; 7,14 % : 27,11 detik; 3,57 % : 23,50 detik;  1,79% : 45,70 detik). Durasi waktu yang dibutuhkan oleh walang sangit dengan kondisi non gravid pada konsentrasi efektif yaitu 13,91 detik dan 18,70 detik.

Kata kunci: Biopestisida, Leptocorisa oratorius, Fabricus, Olfaktometer Binary Choice, Repelensi

Full Text:

PDF

References


Epidi, T. T., & Udo, I. O. 2009. Biological Activity of Ethanolic Extract Fractions of Dracaena arborea Against Infestation of Stored Grains by Two Storage Insect Pests. Pakistan Journal of Biological Sciences, 12(13): 976-980

Domingo, I.T., E.A. Heinrichs and F.G. Medrano. 1982. Life history of rice bug, Leptocorisa oratorius F. IRRN No.6. IRRI, Los Banos, Philippines

Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura. 2013. Hama Walang Sangit (Leptocorsira oratorius). http://dinpertan.grobogan.go.id/laboratorium/220-hama.html. Diakses tanggal 10 November 2013

Asikin, S. dan M. Thamrin. 2011. Pengendalian Hama Walang Sangit (Leptocorisa oratorius F) di Tingkat Petani Lahan Lebak Kalimantan Selatan. Prosiding Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa: 269-274

Pramitasari, N. 2012. Pengendalian Hama Walang Sangit pada Tanaman Padi Menggunakan Insektisida Nabati. Skripsi. Universitas Jember. Jember

Syakir, M. 2011. Status Penelitian Pestisida Nabati Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Perkebunan. Makalah disampaikan pada Seminar Nasional Pesnab pada tanggal 15 Oktober 2011 di Jakarta

Prakash, A., J. Rao, dan V. Nandagopal. 2008. Future of Botanical Pesticides in Rice, Wheat, Pulses, and Vegetables Pest Management. Journal of Biopesticides 1(2): 154-169

Chowdhury H., Walia S, Saxena V.S. 2000. Isolation, Characterization and Insect Growth Inhibitory Activity of Major Turmeric Constituents and Their Derivatives Against Schistocerca gregaria (Forsk) and Dysdercus koenigii (Walk). Pest Manag Sci 56:1086-1092

Guerrero, A. 2008. Inter and Intraspecificity of Chemical Communication. Chemical Ecology: 1-9 Encyclopedia of Life Support Systems (EOLSS), Developed under the Auspices of the UNESCO, Eolss Publishers, Paris, France


Refbacks

  • There are currently no refbacks.